CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Pengetahuan Umum

Visit Yogyakarta / Jogja

Thursday, July 2, 2009

Pengumuman Penerimaan Siswa Baru SMP/SMA/SMK Negeri di DKI

Menurut informasi dari Dinas Pendidikan DKI, sehubungan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tanggal 8 Juli 2009, maka pengumuman tempat kosong untuk penerimaan Siswa Baru di PROPINSI DKI JAKARTA tahun ajaran 2009/2010, diundur menjadi tanggal 9 Juli 2009.
berikut ini daftar selengkapnya:

No Proses Pelaksanaan Tanggal Waktu Lokasi
1 Informasi PPDB Mei - Juni 2009 -
2 Pra Pendaftaran PPDB 25 - 27 Juni 2009 08.00 - 15.00 WIB
3 Pendaftaran PPDB Tahap I ** 1 - 3 Juli 2009 08.00 - 15.00 WIB
4 Pengumuman PPDB Tahap I 4 Juli 2009 08.00 WIB
5 Lapor Diri PPDB Tahap I 4, 6, 7 Juli 2009 08.00 - 16.00 WIB
6 Pengumuman tempat kosong
Pendaftaran PPDB Tahap II **
9 - 10 Juli 2009 08.00 - 15.00 WIB
7 Pengumuman PPDB Tahap II 10 Juli 2009 15.00 WIB
8 Lapor Diri PPDB Tahap II 11 Juli 2009 08.00 - 16.00 WIB
9 Hari Pertama Masuk Sekolah 13 Juli 2009


** Keterangan:
Info hasil proses seleksi sementara langsung dapat dilihat oleh para calon siswa di Internet sesaat setelah menerima tanda bukti pendaftaran dari operator / panitia di sekolah.

atau untuk keterangan lebih lanjut, dapat lihat di Sistem penerimaan siswa baru Online

Selengkapnya...

Monday, June 22, 2009

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyediakan 3 hari, untuk Pendaftaran di SMA dan SMK Tahun 2009

Mendengar berita siswa-siswa SMP telah Lulus Ujian Masional (UN) 2009, tentu sangat senang dan bahagia sekali mendengarnya. Namun perasaan "was-was" masih menyelimuti hati para Orang tua dan Siswa, karena masih harus " berburu" sekolah Favorite yang menjadi pilihannya.

Menurut informasi dari Dinas Pendidikan, DKI Jakarta menyediakan tiga hari masa pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK), yakni pada tanggal 1-3 Juli 2009. Jumlah Sekolah yang bisa dipilih di Jakarta ada 114 SMAN dan 61 SMKN.

Sebagai acuan untuk memilih sekolah bisa melihat "passing grade" nilai UN sebagai berikut:

No

Nama Sekolah

Terendah

Tertinggi

Rata-rata

1

SMA NEGERI 1

7.700

9.400

8.06

2

SMA NEGERI 2

7.763

9.400

8.26

3

SMA NEGERI 3

8.038

9.150

8.3

4

SMA NEGERI 4

7.525

9.225

7.85

5

SMA NEGERI 5

7.200

9.400

7.54

6

SMA NEGERI 6

8.275

9.550

8.5

7

SMA NEGERI 7

7.225

8.438

7.37

8

SMA NEGERI 8

9.138

9.725

9.32

9

SMA NEGERI 9

7.425

8.663

7.66

10

SMA NEGERI 10

6.988

8.225

7.16

11

SMA NEGERI 11

7.463

8.913

7.78

12

SMA NEGERI 12

8.325

9.325

8.58

13

SMA NEGERI 13

8.400

9.425

8.76

14

SMA NEGERI 14

8.488

9.288

8.73

15

SMA NEGERI 15

6.913

8.713

7.13

16

SMA NEGERI 16

7.388

8.725

7.66

17

SMA NEGERI 17

7.000

8.500

7.22

18

SMA NEGERI 18

6.950

8.363

7.31

19

SMA NEGERI 19

7.000

8.963

7.27

20

SMA NEGERI 20

7.000

9.050

7.17

21

SMA NEGERI 21

8.450

9.400

8.69

22

SMA NEGERI 22

7.325

8.933

7.56

23

SMA NEGERI 23

7.238

8.713

7.44

24

SMA NEGERI 24

7.375

8.600

7.57

25

SMA NEGERI 25

7.175

8.625

7.41

26

SMA NEGERI 26

8.350

9.500

8.63

27

SMA NEGERI 27

7.163

8.913

7.44

28

SMA NEGERI 28

8.988

9.625

9.17

29

SMA NEGERI 29

7.788

8.788

8.05

30

SMA NEGERI 30

7.275

8.813

7.55

31

SMA NEGERI 31

7.600

9.288

7.94

32

SMA NEGERI 32

7.588

8.975

7.83

33

SMA NEGERI 33

7.950

9.425

8.28

34

SMA NEGERI 34

8.675

9.513

8.92

35

SMA NEGERI 35

7.450

9.100

7.81

36

SMA NEGERI 36

7.338

9.023

7.61

37

SMA NEGERI 37

7.400

9.125

7.71

38

SMA NEGERI 38

8.300

9.300

8.6

39

SMA NEGERI 39

8.513

9.525

8.8

40

SMA NEGERI 40

6.925

8.613

7.2

41

SMA NEGERI 41

6.888

9.110

7.02

42

SMA NEGERI 42

7.813

9.163

8.09

43

SMA NEGERI 43

7.338

8.975

7.54

44

SMA NEGERI 44

7.838

9.067

8.1

45

SMA NEGERI 45

7.125

8.638

7.36

46

SMA NEGERI 46

7.725

9.238

7.99

47

SMA NEGERI 47

8.488

9.500

8.74

48

SMA NEGERI 48

8.338

9.563

8.59

49

SMA NEGERI 49

8.025

9.200

8.28

50

SMA NEGERI 50

7.488

9.200

7.69

51

SMA NEGERI 51

7.388

8.600

7.63

52

SMA NEGERI 52

7.550

9.138

7.92

53

SMA NEGERI 53

7.638

8.913

7.87

54

SMA NEGERI 54

8.000

9.175

8.25

55

SMA NEGERI 55

7.725

8.963

8.02

56

SMA NEGERI 56

7.325

8.325

7.57

57

SMA NEGERI 57

7.413

8.488

7.66

58

SMA NEGERI 58

7.900

9.357

8.16

59

SMA NEGERI 59

7.588

8.925

7.82

60

SMA NEGERI 60

7.663

9.488

7.95

61

SMA NEGERI 61

8.850

9.300

8.97

62

SMA NEGERI 62

8.000

8.725

8.19

63

SMA NEGERI 63

7.850

8.950

8.07

64

SMA NEGERI 64

7.450

8.638

7.65

65

SMA NEGERI 65

7.888

9.125

8.2

66

SMA NEGERI 66

7.913

9.250

8.25

67

SMA NEGERI 67

7.900

8.938

8.15

68

SMA NEGERI 68

8.725

9.500

8.93

69

SMA NEGERI 70

8.713

9.750

8.99

70

SMA NEGERI 71

8.488

9.325

8.73

71

SMA NEGERI 72

7.175

8.863

7.52

72

SMA NEGERI 73

7.350

8.500

7.55

73

SMA NEGERI 74

7.488

8.913

7.71

74

SMA NEGERI 75

7.600

8.963

7.94

75

SMA NEGERI 76

7.163

8.788

7.4

76

SMA NEGERI 77

7.988

9.350

8.28

77

SMA NEGERI 78

8.538

9.675

8.87

78

SMA NEGERI 79

7.250

8.600

7.42

79

SMA NEGERI 80

7.300

8.863

7.74

80

SMA NEGERI 81

9.050

9.688

9.2

81

SMA NEGERI 82

8.150

9.513

8.39

82

SMA NEGERI 83

6.988

8.575

7.16

83

SMA NEGERI 84

7.725

8.888

7.98

84

SMA NEGERI 85

7.675

8.713

7.89

85

SMA NEGERI 86

7.550

8.938

7.82

86

SMA NEGERI 87

7.713

8.850

8.02

87

SMA NEGERI 88

7.450

8.600

7.66

88

SMA NEGERI 89

7.488

9.375

7.93

89

SMA NEGERI 90

8.150

9.675

8.44

90

SMA NEGERI 91

8.088

9.225

8.36

91

SMA NEGERI 92

7.125

8.850

7.35

92

SMA NEGERI 93

7.388

9.075

7.62

93

SMA NEGERI 94

7.438

8.577

7.67

94

SMA NEGERI 95

7.400

8.750

7.64

95

SMA NEGERI 96

7.313

8.800

7.53

96

SMA NEGERI 97

7.500

8.838

7.74

97

SMA NEGERI 98

7.838

9.238

8.14

98

SMA NEGERI 99

8.100

9.275

8.38

99

SMA NEGERI 100

7.313

8.775

7.49

100

SMA NEGERI 101

7.388

9.175

7.65

101

SMA NEGERI 102

7.188

8.938

7.44

102

SMA NEGERI 103

7.925

9.443

8.19

103

SMA NEGERI 104

7.488

8.825

7.74

104

SMA NEGERI 105

7.700

8.663

7.86

105

SMA NEGERI 106

7.588

8.763

7.82

106

SMA NEGERI 107

7.275

8.725

7.51

107

SMA NEGERI 108

7.425

8.450

7.59

108

SMA NEGERI 109

7.588

9.325

7.85

109

SMA NEGERI 110

7.150

8.488

7.45

110

SMA NEGERI 111

7.025

9.038

7.34

111

SMA NEGERI 112

8.013

9.200

8.29

112

SMA NEGERI 113

7.438

8.788

7.72

113

SMA NEGERI 114

7.000

8.075

7.19

114

SMA NEGERI 115

7.000

8.813

7.27



Namun, saat memilih sekolah disarankan jangan memaksakan diri pada hari pertama. Pasalnya, pada hari itu biasanya terjadi penumpukan pendaftar. Akibatnya, pergeseran peringkat para calon siswa akan terus terjadi.

Lebih baik mendaftar di hari kedua karena pergeseran peringkat lebih kecil dibandingkan di hari pertama. Tetapi jika mendaftar pada hari ketiga atau hari, terakhir calon siswa akan kerepotan jika tidak diterima di sekolah yang dipilih.

Calon siswa SMA dapat memilih maksimal lima sekolah. Tapi, jika calon siswa hanya ingin memilih 1, 2, 3, atau 4 sekolah tetap diperbolehkan.

Pendaftar yang diterima sementara di salah satu sekolah, jika mengundurkan diri selama proses pendaftaran PPDB maka tidak dapat mengikuti PPDB lagi. Jika calon siswa tidak diterima di semua sekolah yang dipilihnya pada masa seleksi, dia diperbolehkan mendaftar kembali dengan pilihan sekolah yang berbeda dari pilihan sebelumnya.

Para calon peserta didik juga dapat melihat nilai ujian nasional (UN) yang diterima tahun lalu sebagai acuan pilihan sekolah. Nilai UN yang diterima di sekolah umumnya tidak bergeser jauh dari nilai UN tahun sebelumnya (passing grade).

sumber
www.diknas.go.id
http://smpn81jakarta.blogspot.com


Selengkapnya...

Tuesday, June 16, 2009

Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional 2009

Kegiatan Olah raga di sekolah selain untuk pembinaan jasmani, olahraga dan kesehatan juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai "keunggulan" dan "Sportifitas" bagi anak didik. Adanya Olimpiade Olahraga Siswa di tingkat propinsi sampai tingkat Nasional dapat digunakan sebagai ajang kompetisi untuk mengukur prestasi siswa dan sekolah kita di Provinsi maupun Tingkat Nasional...... mari kita galakan kembali program......... "Tiada hari tanpa olahraga"

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2009 telah dibuka oleh Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo pada hari Senin, 15/06 di Sentul International Convention Centre(SICC).Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tahun 2009 diikuti oleh peserta didik dari 33 propinsi. Olimpiade kali ini merupakan tahun kedua dari penyelenggaraan O2SN yang mana setelah pengintegrasian semua jenjang dari pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK. O2SN rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 15-19 juni 2009 di jakarta. Olimpiade ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas di bidang olahraga dalam rangka membentuk terwujudnya sikap dan pribadi serta jiwa yang bugar jasmani dan rohani, sportif, kompetitif, mau bekerja sama dan bisa menghargai prestasi orang lain.

Dalam sambutannya, Mendiknas, Bambang sudibyo menyampaikan bahwa tidak hanya dalam bidang sains saja kita menunjukkan supremasi kepada dunia tetapi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ini diharapkan dapat menunjukkan supremasi kita dalam bidang Olahraga.

Disamping itu, Mendiknas berharap bahwa bidang olahraga dapat tumbuh menjadi industri sehingga dapat menyediakan lapangan pekerjaan, yang tidak hanya bagi olahragawan tetapi juga bagi mereka yang profesinya melayani berbagi macam pertandingan olahraga.

Pada penyelenggaraan O2SN tahun 2009, terdapat 15 cabang olahraga yang diperlombakan yang diantaranya terdapat 8 cabang olah raga yang diikuti oleh mayoritas siswa antara lain meliputi atletik, senam, renang, bulu tangkis, sepak bola, bola voli, tenis lapangan dan tenis meja sedangkan untuk siswa SLB akan mengikuti 4 cabang olahraga yang terdiri dari atletik, bulu tangkis tenis meja dan catur.

Peserta O2SN kali ini diikuti oleh 5297 atlit yang terdiri dari 1452 siswa SD, 1683 siswa SMP, 984 siswa SMA dan 910 siswa SMK serta 268 siswa SLB. Pada Olimpiade Olahraga Nasional juga melibatkan 1340 juri yang akan mengawasi jalannya pertandingan guna meyakinkan bahwa semua pertandingan akan berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip fairplay seperti yang disampaikan Dirjen Mandikdasmen, Suyanto saat menyampaikan laporan ketua panitia dalam acara pembukaan olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Mendiknas, juga menambahkan bahwa para pemenang medali di O2SN nanti akan direkrut untuk menjadi peserta dalam youth olimpic game atau olimpiade remaja dunia pada tahun 2010 mendatang yang diselenggarakan di singapura dengan persyaratan umur belum melampaui 18 tahun. (AND),Sumber:Depdiknas

Selengkapnya...

detikcom : DPR Beberkan Kekacauan Ujian Nasional 2009

title : DPR Beberkan Kekacauan Ujian Nasional 2009
summary : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menemukan banyak kekacauan terjadi selama pelaksanaan ujian nasional sekolah selama bulan April 2009. DPR meminta Mendagri Mardiyanto lebih serius menangani masalah pendidikan di Indonesia. (read more)

Selengkapnya...

Numpang ngetop

KOMPAS.com - Sains

Info Pendidikan

Blogger Jardiknas

My Video Channel